Daftar Menu Blogspot ini sementara dalam penyelesain... harap dimaklumi

Sabtu, 09 Januari 2016

Peringatan Js. Stefanus Sang Martir

Print Friendly and PDF
Hari ini Sabtu, 9 Januari 2016 - Peringatan Js. Stefanus Sang Martir
Foto Gereja Orthodox Surabaya (St. Iona Manchuria).Sang Rasul Suci (dari antara 70 Murid) Sang Proto-Martir dan Diakon Agung : Stefanus.
+diperingati oleh Gereja tanggal 9 Januari / 27 Desember (kalender Gereja)+

Rasul Kudus (dari antara 70 Rasul / Murid yang ditujuk oleh Kristus; Lukas 10) Martir Pertama (Proto-Martir) dan Diakon Agung (Arch-Deacon) Stefanus ialah yang tertua di antara Tujuh Diaken, yang dipilih dan ditahbiskan sendiri oleh para Rasul (para 12 murid; Kisar Para Rasul 6:3-7), dan karena itulah ia disebut "diakon agung" (arch-deacon). Dia adalah seorang Martir Kristen Pertama, dan ia menderita bagi Kristus pada usia 30 tahun.

Js. Martir Stefanus dikatakan sebagai titik awal dari para martir (selanjutnya), teladan penderitaan bagi Kristus, dasar bagi pengakuan iman kebenaran, bahwa Js. Stefanus ialah yang pertama kali menumpahkan darahnya bagi Injil (Kis 7:58-60).

Penuh iman dan Roh Kudus (Kis 6:5), Janasuci Stefanus dengan berani memberitakan ajaran Kristen dan mengalahkan para guru Yahudi yang ahli dalam hukum ahli-ahli Taurat (Kis 6:9-12). Orang-orang Yahudi (tua-tua dan ahli-ahli Taurat) memfitnah Js.Stefanus, mengatakan bahwa ia terus mengucapkan perkataan menghina tempat kudus, hendak mengubah adat istiadat yang diwariskan Musa (Kis 6:12-14). Karena tuduhan (fitnah) tersebut, Js. Stefanus diseret ke hadapan Mahkamah Agama. Dia berbicara dengan penuh keberanian, di mana ia menguraikan sejarah bangsa Yahudi, dan ia berani mengecam orang-orang Yahudi yang telah menganiaya para nabi mereka sendiri dan juga Mesias yang mereka tunggu-tunggu, Yesus Kristus.
Sewaktu berbicara di hadapan Mahkamah Agama, Js. Stefanus melihat langit terbuka dan Yesus Kristus dalam kemuliaan, berdiri di sebelah kanan Allah (Kis 7:55-57). Ia berseru keras akan hal ini. Kemudian orang-orang Yahudi, yang berteriak sambil menutup telinga mereka, bergegas kepadanya, menyeretnya ke luar kota dan melemparinya dengan batu, tetapi sang martir suci berdoa bagi para pembunuhnya.
Dari jauh berdiri Bunda Allah-Sang Sabda dengan Rasul Suci Yohanes Sang Teolog, dan Dia berdoa dengan khusuk bagi sang martir. Sebelum kemartirannya Js. Stefanus mengucapkan: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku.” Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring : “Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!” - dan kemudian dengan sukacita ia menyerahkan jiwa yang murni kepada Kristus.
Tubuh Sang Martir Suci Pertama Stefanus, yang tersisa karena dimakan binatang liar, secara diam-diam diambil oleh seorang (guru) Yahudi terkenal Gamaliel (Rabbi Gamaliel I, yang pernah menjadi guru Rasul Paulus) dan bersama putranya Habib (Abibus), dan dimakamkan di tanah miliknya di Capharganda. Dan setelah itu menurut Tradisi Suci, secara diam-diam keduanya inipun percaya kepada Kristus dan menerima Baptisan Suci (oleh Rasul Petrus dan Rasul Yohanes).

Pada tanggal 28 September / 15 September Gereja memperingati ditemukannya relic Js. Stefanus (di tahun 415). Rm. Lucian, Imam Gereja Orthodox (di Capharganda) mendapatkan penglihatan dalam mimpinya (sebanyak 3x) melihat Gamaliel, menunjukkan tempat dimana Sang Proto-Martir dikuburkan (dan setelah diketahui Patriarkh Yerusalem: Yohanes), setelah dilakukan penggalian ditemukan sebuah kotak bertuliskan nama Stefanus (dalam huruf aramic). Relik tersebut kemudian dipindahkan ke Yerusalem, sebelum lalu dipindahkan ke Konstantinopel (sewaktu pemerintahan kaisar Theodosius). Hingga saat ini relic (tangan kanan) dari Sang Protomartir disimpan di Serapionov Chamber di biara Tri Tunggal Kudus Js. Sergius Lavra (yang didirikan oleh Js. Sergius Radonezh tahun 1345, di Sergiyev Posad, Rusia).

Kidung
Troparion - Irama 4.
Mahkota Kerajaan telah menghias kepalamu, oleh karena pertandingan yang engkau tempuh bagi Kristus Allah, engkaulah Martir Perdana yang suci karena engkau telah memperingati kesalahan orang Yahudi yang engkau saksikan, Kristus Sang Juruselamat berdiri di sebelah kanan Sang Bapa, Ya Stefanus berdoalah kepada-Nya agar IA menyelamatkan jiwa kami.

Kontakion - Irama 3.
Kemarin Tuhan datang kepada kita didalam daging, hari ini hambanya meninggal didalam daging, kemarin Sang Raja lahir didalam daging, hari ini hambanya dilempari batu sampai mati, dialah Martir Pertama Stefanus.
______
Disalin dari :
https://m.facebook.com/GerejaOrthodoxStIonaSurabaya/posts/832813326816306

Jumat, 08 Januari 2016

Print Friendly and PDF

Perampok di sebelah Kanan Yesus Kristus (Dismas) dan di Kiri (Gestas)

ORTHODOX REFLECTION

Pada 26 Desember (Kalender Gereja - Julian) / 8 Januari (Kalender Dunia - Gregorian).

Sebuah kisah dari kanak-kanak Yesus : Ketika Yesus dan keluarga kudus melarikan diri ke Mesir menghindari kejaran Herodes, ada perampok menghadangnya di jalan dengan maksud mencuri sesuatu. Js. Yusuf menuntun keledai, di mana beberapa barang-barang dan Theotokos Maryam naik dengan menggendong Putranya. Para perampok merebut keledai itu dan membawanya pergi. Pada saat itu, salah satu perampok mendekati Maryam untuk melihat apa yang dia gendong di dadanya. Perampok, melihat bayi Kristus, takjub pada kemolekan Kristus yang tidak biasa dan berkata dalam keheranannya : "Jika Allah mengambil daging manusia bagi-Nya, Dia tidak akan lebih molek daripada anak ini". Perampok ini kemudian memerintahkan para sahabatnya untuk tidak merambok apapun dari pengelana tersebut. Dengan penuh rasa syukur, Perawan Maryam berkata kepadanya : "Ketahuilah bahwa anak ini akan membayar-Mu dengan hadiah yang besar karena kamu melindungi-Nya hari ini".

Tiga puluh tiga tahun kemudian, pencuri yang sama ini tergantung di salib karena kejahatannya, ia disalibkan di sisi kanan dari Salib Kristus. Namanya Dismas, dan nama pencuri di sisi kiri adalah Gestas. Memandang Kristus yang tanpa kesalahan disalibkan, Dismas bertobat untuk semua kejahatan hidupnya. Sementara Gestas mencerca Kristus, Dismas membela Dia, katanya : "Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah" (Lukas 23:41). Karena inilah, Dismas, adalah pencuri yang bijaksana. Untuknya Kristus bersabda : "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus." (Lukas 23:43). Dengan demikian Kristus telah memberikan Firdaus padanya yang melindungi-Nya di masa kecil Yesus.

Sumber : Book of Prologue from Ohrid (Makedonia), karya Bishop Nikolai Velimirovich (Serbian Orthodox Church

Jumat, 24 Januari 2014

Mengerjakan Pekerjaan DIA

Print Friendly and PDF
Dalam Yohanes 9:4 berbunyi demikian "Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja."

Akan tetapi banyak pengkhotbah entah itu pendeta, gembala dan penginjil dalam khotbah-khotbah mereka, memberi kesan seolah-olah kita tidak perlu melakukan apapun juga, karena Tuhan sudah menyediakan segala sesuatu bagi anak-anak Nya. Mulai dari berkat jasmani, kesehatan sampai keselamatan, semua sudah disediakan lengkap.