Serigala berbulu domba Hati-Hati Nabi Palsu banyak berkeliaran di sekitar gereja, bukan hanya diluar saja. Sebab racun tidaklah berbahaya bila di beri label “RACUN!” tapi akan sangat kejam dan jahat bila racun diberi label “SUSU” demikian juga Nabi Palsu bukanlah suatu yang berbahaya bila diberi gelar “DUKUN HITAM”, tapi sangat berbahaya dan jahat bila Nabi Palsu memakai gelar “PENDETA”.
” Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. - Matius 7:15
” Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. - Matius 7:15
Apa sebenarnya yang dicari nabi-nabi palsu itu? Jiwa? Pengikut? Ketenaran? Apa uang? Yang jelas mereka membelokkan Firman yang benar demi keuntungan sendiri, dengan kata lain menjual nama Tuhan Yesus Kristus demi kepuasan diri.
Mereka mengadakan KKR menjual nama Tuhan demi uang dan ketenaran, bahkan menipu jemaat dengan kejam.
KKR kesembuhan juga menjadi daya tarik tersendiri, jemaat dibuat terpukau dengan show yang spektakuler, buta melihat, yang lumpuh berjalan dll. Tapi apakah mereka benar-benar sembuh? Apakah sudah diuji dan dibuktikan? Lalu bila tidak berhasil, jemaat menyalahkan diri karena ‘iman-nya kurang’. Yang nekat, membuang obat, percaya sembuh, sangat beriman, tapi penyakitnya bertambah parah dan akhirnya meninggal.
Untuk para pendoa, sudahkah anda mencatat nama-nama mereka yang sembuh? Lalu sudahkah anda kembali menemui mereka dan membina mereka? Jika mereka sembuh lalu apa manfaatnya bila mereka kembali kepada kehidupan lama mereka? Apa buat show saja ‘saya hebat’ bisa menyembuhkan? Apakah Anda mencari jiwa?
Kita percaya akan adanya mujizat, tapi bukan mujizat ‘murahan’ yang hanya sebuah pertunjukan. Tuhan tidak suka pamer, iblis suka pamer. Hendaklah kita cerdas dalam melihat semua fenomena ini. Dan biasanya tujuan mereka hanyalah uang, sebab sesungguhnya mamonlah Allah mereka.
Cobalah buka link di bawah ini dan renungkan kebenarannya di youtube miracles for sale:
http://www.youtube.com/watch?hl=en&gl=ID&client=mv-rim&v=jYjgeayfYPI&app=desktop
Matius 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada- Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa- Ku yang di sorga.
22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada- Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama- Mu, dan mengusir setan demi nama- Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama- Mu juga?
23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada- Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! “
Firman yg baru kita baca menunjukan akan banyak nabi-nabi palsu yg menyesatkan. Mereka berdasi dan berada di lingkungan gereja. Mereka membawa Alkitab dan berkhotbah, mengatas-namakan Tuhan, melakukan banyak mujizat dan mengusir setan.
Mereka tertipu dengan pikiran mereka sendiri, merasa melayani Tuhan tapi ternyata melayani diri sendiri dan manusia.
![]() |
| Kelihatan Manusia Padahal Dracula |
Dari buahnya kita mengenal mereka, lihat apa mereka mencari KETENARAN, KEHORMATAN dan UANG.
Apa yg selalu dikhotbahkan? Penekanannya pada hal apa? Berkat? (Uang), Kesembuhan, mujizat karena didoakan dia? (Ketenaran), Kehebatan dia mengusir setan?, Apa penekanan pada otoritas pimpinan? (Kehormatan)
Injil adalah Yesus, dia yg seharusnya menjadi FOKUS UTAMA. Kabar keselamatan dan mencintai Tuhan yg seharusnya diberitakan. Ajarkan apa yg sesunguhnya kehendak Bapa, mengenal Tuhan dengan BENAR, mencintai Tuhan dengan tulus bukan mengharapkan berkat atau mujizat; itu yang Tuhan mau. Bukan “show” yang akhirnya membawa kebinasaan, dengan menjadikan Pendeta sebagai dukun putih yang dapat memberikan atau menjawab segala kebutuhan kita.
Kita hanya perlu satu saja yaitu melakukan segala kehendak Bapa.
Sudahkah kita melakukan kehendak Bapa?
Apakah kita sedang tertipu atau mungkin kita sedang menipu?
Kita korban nabi palsu, apa jangan2 kitalah nabi palsu itu?
BERTOBATLAH..!
Apakah kita sedang tertipu atau mungkin kita sedang menipu?
Kita korban nabi palsu, apa jangan2 kitalah nabi palsu itu?
BERTOBATLAH..!


hikmat Tuhan luar biasa
BalasHapus