Daftar Menu Blogspot ini sementara dalam penyelesain... harap dimaklumi

Sabtu, 11 Januari 2014

02. Hidup Dalam Berkat Yang Sesungguhnya

Print Friendly and PDF
HIDUP DALAM BERKAT YANG SESUNGGUHNYA
Untuk Khotbah MP3 silahkan download disini


Efesus 1:3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.

BERKAT adalah : Karunia Tuhan yang membawa kebaikan dalam hidup manusia.
Hidup disini mengandung dua arti, yaitu hidup secara JASMANI atau FISIK (PL) dan secara ROHANI (PB)
Kata Berkat dalam Terjemahan Baru : 93x dalam 86 ayat (dalam PL: 76x dalam 69 ayat)(dalam PB: 17x dalam 17 ayat)
Berkat dalam Perjanjian Lama
K
ata “Berkat” dalam PL ditulis dalam bahasa Ibrani adalah ךרב - barak Pengucapan: baw-rak, sering dihubungkan dengan karunia benda, biasanya material, lebih menekankan pada hal kehidupan jasmani, perhatikan dan baca baik-baik kata berkat yang ditulis dengan kata “barak” dalam ayat-ayat ini :
Kejadian 12:2 -  Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
Ulangan 11:26 - Lihatlah, aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk:
Amsal 10:22 - Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.
Amsal 28:20 - Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman.

Perlu kita ingat bahwa kita hidup di zaman Perjanjian Baru bukan pada zaman Perjanjian Lama. Sebab banyak ayat-ayat perjanjian lama dipakai untuk kehidupan zaman perjanjian baru tanpa melihat dan memperhatikan konteks dari ayat yang dimaksud, ini sangat memprihatikan sekali.
Saya mau memberikan contoh ayat yang dipakai oleh orang yang hidup sekarang ini dengan ayat dalam perjanjian baru saja dan bukan perjanjian lama yang sebenarnya tidak cocok atau tidak semudah untuk dipakai dalam kehidupan kita kalau hanya disampaikan oleh pengkhotbah yang berkhotbah tanpa memperhatikan konteks dalam pembahasan.
Misalnya kata “kita” yang dikatakan Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus dalam Efesus 1:3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.
Kalau sering kita dengar para pengkhotbah mengartikan kata “kita” ini adalah jemaat yang hadir dalam ibadah atau berkata bahwa ini juga termasuk kita karena kita adalah ISRAEL-ISRAEL ROHANI dan kita telah menerima berkat rohani di dalam sorga. Ini sangat keliru sekali dalam mengenakan salah satu ayat dari ayat-ayat yang ada dalam Alkitab.
Padahal yang dimaksud disini adalah orang kudus yang ada di Efesus dan orang-orang percaya, memang ayat ini bisa dikenakan kepada kita asalkan kehidupan kita sama dengan orang-orang yang percaya yang dimaksud dalam konteks perikop ini.
Seringkali ayat yang mengandung berkat ketika disampaikan atau dibacakan banyak orang langsung berkata “Amin”, seperti teriak pengkhotbah “kita lebih dari pemenang” jawab jemaat “Amin-amin-amin”, karena berharap perkataan dalam ayat itu terjadi dalam dirinya - Roma 8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? – ini sangat keliru sekali.
Saya mau menguji anda yang sedang membaca materi ini, boleh ya… jawab dong ckckckkckckkkkk. Begini jika saya yang berkhotbah dan saya berteriak “Haiiiiii kamuuu keturunan ular beludak” apakah anda akan berkata “amin”, pasti tidak padahal ayat yang saya angkat adalah Matius 23:33 Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?
Apakah ayat di atas akan kita kenakan dalam diri kita – pasti tidak, untuk itulah kita dituntut untuk cerdas, pintar, pandai dan jangan bodoh seperti contoh perkataan Firman dalam Efesus 5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.
Apalagi ayat-ayat dalam perjanjian lama kemudian dikenakan pada orang-orang zaman perjanjian baru padahal dari Kejadian s/d Maleakhi itu berbicara tentang bangsa Israel.
Namun kehidupan orang-orang dalam Perjanjian Lama ini merupakan contoh bagi kita yang hidup dalam Perjanjian Baru tentang bagaimana mereka hidup, sehingga jangan kita melakukan hal-hal yang Mereka lakukan sepanjang kehidupan Mereka, perhatikan Firman Tuhan ini, khususnya ayat terakhir yang sudah saya beri warna Merah, mari baca :
1 Korintus 10:1-11  1Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut. 2Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut. 3Mereka semua makan makanan rohani yang sama 4dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.
5Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun. 6Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat, 7dan supaya jangan kita menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti beberapa orang dari mereka, seperti ada tertulis: "Maka duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria." 8Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang. 9Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular. 10Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut. 11Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.

Berkat dalam Perjanjian Baru
P
engertian Berkat dalam Perjanjian Lama sangatlah berbeda dengan Berkat yang dimaksudkan dalam Perjanjian Baru yang sangat menekankan padahal Rohani atau perkataan yang mengandung berkat sebab Berkat dalam PB ditulis dalam bahasa Yunani ευλογεω - eulogeo Pengucapan: yoo-log-eh’-o, mari kita pelajari kata ini.
Kata ευλογεω - eulogeo ini terdiri dari 2 (Dua) kata yaitu : ευ - yoo yang berarti Baik sekali, baik, berbahagia. Sedangkan kata λογος - logos yang berarti Firman, perkataan, ucapan, ajaran. Berasal dari kata λεγω - lego yang berarti berkata, berbicara, bertanya, menjawab, menyatakan.
Jadi eulogeo ini berarti Perkataan baik, ucapan baik, ajaran yang membawa kebahagiaan. Eulogeo dalam PB juga dipakai dengan arti terakhir (Yakobus 3:10 dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi). Akan tetapi ditambahkan arti karunia rohani yang didatangkan oleh Injil seperti yang dimaksudkan dalam - Roma 15:29 Dan aku tahu, bahwa jika aku datang mengunjungi kamu, aku akan melakukannya dengan penuh berkat Kristus. Demikian juga yang terdapat dalam Efesus 1:3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Karena Roma 14:17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
Semoga dengan adanya Khotbah dalam bentuk MP3 dan tulisan singkat ini dapat membuka wawasan kita mengenai pengertian Hidup Dalam Berkat Yang Sesungguhnya (berkat dalam Perjanjian Baru) yang mengandung arti sebenarnya Kehidupan yang berkualitas dengan diberikan berkat secara rohani yaitu Kehidupan Tuhan Yesus Kristus yang harus kita teladani dan kenakan dalam kehidupan kita yang hidup dalam zaman perjanjian baru, sehingga Galatia 2:19-20 ada dalam kita.
Mari kita dengarkan MP3 khotbah sambil belajar dan mengembangkannya dengan hikmat dari Roh Kudus.

Selamat belajar dan Semoga bermanfaat
Disusun oleh : Ev. Michael Roring, STh – 0852 566 40 900
untuk Sunday Bible Teaching di Gospel of the Kingdom Ministries - Manado

1 komentar:

  1. trimakasih Pak Michael tulisan anda mencerdaskan umat Kristen yang mau belajar dan membuka diri untuk kebenaran yang sesungguhnya. GBU

    BalasHapus